Senin, 15 Februari 2010

Wewaler Ki Ageng Ngliman


Legenda dalam tulisan ini didasarkan pada sejarah yang benar-benar terjadi,lanjutan dari buku Mistei mukso " MAHAPATIH GAJAH MADA", memungut sisa-sisa peninggalan yang ada, mengkaitkan dengan beberapa tempat yang sarat dengan tradisi seperti mandi bersama di Sedudo, asal usul nama Kuncir dan Ngliman sebagai desa perdikan Kasogatan dan lain-lain, yang terjadi karena perjalanan seorang tokoh karismatik zaman Mojopahit yang gambaran wajahnya telah dimanipulasi dari gambar wajah yang tidak pernah ada peninggalannya, kemudian direkayasa sehingga muncul suatu gambar wajah tembem yang sama sekali menyimpang dari kebenaran, dan anehnya hal itu telah diyakini sebagai yang benar atau bahkan menyalahkan pendapat yang mengajak meluruskannya. Jika demikian yang terjadi, maka sebenarnya seluruh bangsa ini telah terjebak oleh sebuah penyesatan sejarah bangsanya sendiri.
Buku yang terujud karena hasil kerjasama dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Daerah Kabupaten Nganjuk ini, bertujuan ingin mengungkap latar belakang misteri dibalik tokoh yang dimakamkan di Ngliman, mengapa sang tokoh dalam buku ini membuat wewaler untuk menutup jatidirinya, dan mengapa pula Ngliman menjadi salah satu Desa yang bebas dari pemungutan pajak sejak sekitar tahun 1357 hingga sekitar tahun 1961-1971an, serta mengapa Paramasukhopuro (candi makam Hayam Wuruk) berada di salah satu candi Tajum di Ngetos.
Semoga informasi yang amat sederhana ini membawa manfaat bagi para pembaca yang budiman. Amin .


Penerbit : Ulul Albab Press
ISBN : 978-979-19108-4-2
Halaman : 150 Halaman
Harga : Rp 50.000,- + Ongkos kirim

0 komentar:

Posting Komentar

Blog Archive